Komponen RPP
|
RPP Konvensional
|
RPP Disrupted Innovation
|
Identitas
|
||
Sekolah
|
SMPN
25 Kota Jambi
|
Indonesia Gorgeous Junior High School
|
Mata
pelajaran
|
IPA
Terpadu
|
Integrated Science
|
Kelas/Semester
|
VII
/2
|
Science Class
|
Materi
Pokok
|
Ekosistem
|
Ecosystem
|
Alokasi
Waktu
|
90
Menit
|
60 Menit
|
Kompetensi
|
||
Inti
|
||
1
|
Menghargai dan
menghayati ajaran
agama yang
dianutnya
|
1. Mengimplementasikan
dan memaknai ajaran agama yang dianutnya khususnya selama pembelajaran di
sekolah untuk menolak sekulerisme
|
2
|
Menunjukkan
perilaku jujur,
disiplin, tanggung
jawab, peduli
(toleransi, gotong
royong), santun,
percaya diri, dalam
berinteraksi secara
efektif dengan
lingkungan sosial dan
alam dalam
jangkauan pergaulan dan
keberadaannya
|
2. Menerapkan
perilaku “9 core values” dalam kegiatan pembelajaran, yakni : Excellence (Cerdas), Integrity (Integritas), Colleagility (kerja sama), Empathy (Empati), Innovative (Inovatif), Accountability
(Bertanggung jawab), Patrotism
(Patriotisme), Respect (Menghormati),
Courageous (Berani) sesama rekan
sejawat dan guru.
|
3.
|
Memahami pengetahuan
(faktual, konseptual, dan
prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya
tentang ilmu
pengetahuan, teknologi,
seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian
tampak mata
|
3. Menguasai
dan mengembangkan konsep materi yang telah dipelajari dalam merespon fenoma
pendidikan serta IPTEK.
|
4.
|
Mencoba, mengolah,
dan menyaji dalam
ranah konkret
(menggunakan,
mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan
membuat) dan ranah
abstrak (menulis,
membaca, menghitung,
menggambar, dan
mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari
di sekolah dan sumber
lain yang sama dalam
sudut pandang/ teori
|
4. Mengintegrasikan
konsep Learning to Live dalam diri siswa dalam bentuk
pengaplikasian konsep materi dalam menanggapi probematika lingkungan yang
sedang terjadi.
|
Dasar
|
Menentukan ekosistem dan saling
hubungan antar komponen ekosistem
|
Memahami konsep ekosistem dan keterkaitan antar komponennya serta dampak ketidakseimbangan ekosistem
|
Indikator
|
1.Mengidentifikasikan satuan - satuan dalam ekosistem
dan menyatakan matahari merupakan sumber energi utama
2.
Menjelaskan
hubungan saling ketergantungan antara komponen ekosistem.
|
1.
Menguasai
konsep setiap satuan ekosistem baik darat maupun laut serta ekosistem alami
dan buatan
2.
Mendemonstrasikan
hubungan ketergantungan antar komponen ekosistem serta dampak
ketidakseimbangan ekosistem
|
Tujuan
|
1. Menjelaskan
pengertian ekosistem.
2. Menjelaskan
satuan makhluk hidup dalam ekosistem.
3. Menyebutkan
macam-macam ekosistem.
4. Menjelaskan
komponen-komponen ekosistem.
5. Menjelaskan
hubungan saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik.
|
1.
Mendefinisikan
secara jelas ekosistem dan satuan makhluk hidup di dalamnya
2.
Mendeskripsikan
macam-macam ekosistem
3.
Menjelaskan
komponen-komponen ekosistem
4.
Mendemonstrasikan
hubungan ketergantungan antara komponen biotik dan abiotik
5.
Menjelaskan
dampak dari ketidakseimbangan ekosistem
|
Model
|
CTL
tipe STAD
|
Discovery Learning
|
Metode
|
Diskusi,
Presentasi, ceramah
|
Presentasi,
Observasi Lingkungan sekitar, Leaderless
Group Discussion, Chat Online.
|
Media
|
White
board, gambar/charta, kartu hewan dan tumbuhan, video interaksi makhluk hidup
|
Power Point, Vlog Environment Youtube, Matching Game, small green environment
|
Sumber
Pembelajaran
|
Buku
IPA terpadu kelas 7 , Mandiri Biologi kelas VII, LKS kelas VII
|
Buku
IPA Terpadu kelas 7, Buku Biologi IGCSE Cambridge
Third Edition
|
Uraian
Materi
|
Satuan makhluk hidup penyusun
ekosistem yaitu :
·
Individu, merupakan makhluk hidup tunggal yang
tidak dapat dibagi lagi. Contohnya seekor ayam, setangkai bunga mawar.
·
Populasi, merupakan kumpulan individu sejenis pada
suatu tempat dan waktu tertentu. Contohnya populasi ikan dalam kolam,
populasi padi di sawah. Tingkat kepadatan populasi disuatu daerah dapat
dihitung dengan rumus :Kepadatan populasi =
Contoh
: Dalam sebuah hutan seluas 10 Km2, terdapat 1000 ekor burung.
Berapakah kepadatan populasi burung burung di hutan tersebut?
Jawab
:
·
Komunitas , merupakan kumpulan beberapa populasi
pada suatu tempat tertentu. Contohnya kumpulan populasi ikan, populasi
hidryla, populasi katak dan populasi
belut di sebuah kolam.
·
Ekosistem merupakan kesatuan antara komunitas
dengan lingkungan hidupnya yang saling membentuk hubungan timbal balik
·
Biosfer merupakan kesatuan dari beberapa ekosistem
di muka bumi. Berdasarkan proses terbentuknya ekosistem terbagi 2 yaitu
ekosistem alami dan ekosistem buatan
Ekosistem
alami meliputi ekosistem darat terdiri
atas gurun, padang rumput, tropis, hutan gugur,taiga dan tundra. Ekosistem
laut meliputi zone fotik (dapat cahaya matahari) dan afotik ( tidak mendapat
cahaya matahari), sedangkan menurut kedalamannya terdiri atas zone literal
(pesisir), neritik(0-150 m), batial (150-1800 m), abisal (<1800 m).
Lingkungan dalam suatu ekosistem
terdiri atas lingkungan biotik (makhluk hidup) dan lingkungan abiotik ( tidak
hidup). Lingkungan biotik berdasarkan fungsinya dalam ekosistem meliputi
produsen, konsumen dan pengurai . Lingkungan abiotik diantaranya cahaya
matahari, udara, air,suhu dan tanah. Di dalam ekosistem terdapat saling
interaksi antara lingkungan biotik
dengan biotik ataupun antara biotik dengan abiotiknya.
Interaksi antara makhluk hidup dengan makhluk hidup yang lain
dapat terjadi melalui rangkaian peristiwa makan dan dimakan (rantai makanan,
jaring-jaring makanan dan piramida makanan), maupun melalui bentuk hidup
bersama, yaitu simbiosis.
Simbiosis merupakan bentuk hidup
bersama antara dua individu yang berbeda jenis.Ada beberapa macam simbiosis,
yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis
parasitisme.
Simbiosis
mutualisme , Simbiosis komensalisme , Simbiosis parasitisme
|
Satuan makhluk hidup penyusun
ekosistem yaitu :
·
Individu, merupakan makhluk hidup tunggal yang
tidak dapat dibagi lagi. Contohnya seekor ayam, setangkai bunga mawar.
·
Populasi, merupakan kumpulan individu sejenis pada
suatu tempat dan waktu tertentu. Contohnya populasi ikan dalam kolam,
populasi padi di sawah. Tingkat kepadatan populasi disuatu daerah dapat
dihitung dengan rumus :
·
Kepadatan
populasi =
Contoh
: Dalam sebuah hutan seluas 10 Km2, terdapat 1000 ekor burung.
Berapakah kepadatan populasi burung burung di hutan tersebut?
Jawab
:
·
Komunitas , merupakan kumpulan beberapa populasi
pada suatu tempat tertentu. Contohnya kumpulan populasi ikan, populasi
hidryla, populasi katak dan populasi
belut di sebuah kolam.
·
Ekosistem merupakan kesatuan antara komunitas
dengan lingkungan hidupnya yang saling membentuk hubungan timbal balik
·
Biosfer merupakan kesatuan dari beberapa ekosistem
di muka bumi. Berdasarkan proses terbentuknya ekosistem terbagi 2 yaitu
ekosistem alami dan ekosistem buatan
Ekosistem
alami meliputi ekosistem darat terdiri
atas gurun, padang rumput, tropis, hutan gugur,taiga dan tundra. Ekosistem
laut meliputi zone fotik (dapat cahaya matahari) dan afotik ( tidak mendapat
cahaya matahari), sedangkan menurut kedalamannya terdiri atas zone literal
(pesisir), neritik(0-150 m), batial (150-1800 m), abisal (<1800 m).
Lingkungan dalam suatu ekosistem
terdiri atas lingkungan biotik (makhluk hidup) dan lingkungan abiotik ( tidak
hidup). Lingkungan biotik berdasarkan fungsinya dalam ekosistem meliputi
produsen, konsumen dan pengurai . Lingkungan abiotik diantaranya cahaya
matahari, udara, air,suhu dan tanah. Di dalam ekosistem terdapat saling
interaksi antara lingkungan biotik
dengan biotik ataupun antara biotik dengan abiotiknya.
Interaksi antara makhluk hidup dengan makhluk hidup yang lain
dapat terjadi melalui rangkaian peristiwa makan dan dimakan (rantai makanan,
jaring-jaring makanan dan piramida makanan), maupun melalui bentuk hidup
bersama, yaitu simbiosis.
Simbiosis merupakan bentuk hidup
bersama antara dua individu yang berbeda jenis.Ada beberapa macam simbiosis,
yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis parasitisme.
Simbiosis mutualisme , Simbiosis komensalisme ,
Simbiosis parasitisme
·
Perubahan yang terjadi pada ekosistem
dapat mempengaruhi keseimbangannya. Ketidakseimbangan ekosistem dapat terjadi
apabila salah satu komponen pada ekosistem tersebut rusak. Apabila
keseimbangan ini tidak diperoleh maka akan mendorong terjadinya dinamika
perubahan ekosistem untuk mencapai keseimbangan baru. Perubahan ekosistem
dapat terjadi secara alami atau dapat juga akibat aktivitas dan tindakan
manusia.
Contoh
dari dampak ketidakseimbangan ekosistem dapat dijabarkan sebagai berikut:
seumpama katak pada contoh rantai makanan di atas dihilangkan, apa yang akan
terjadi? Kemungkinan yang terjadi adalah jumlah belalang akan meningkat
karena tidak ada pemangsanya. Kebalikannya jumlah ular akan berkurang karena
tidak ada makanan. Yang terjadi berikutnya adalah belalang pun akan banyak
yang mati karena jumlah rumput tidak bisa memenuhi kebutuhan makan belalang
yang jumlahnya bertambah banyak.
Pertahanan ekosistem sangat kuat
terhadap perubahan. Biasanya, batas mekanisme homeostatis dapat dengan mudah
diterobos oleh kegiatan manusia. Misalnya, pembuangan sampah beracun yang
terlalu banyak di dalam perairan sungai sehingga melampaui batas homeostatis
alami sungai yang mengakibatkan kerusakan yang parah terhadap ekosistem
sungai. Contoh lainnya adalah penebangan hutan lindung yang melampaui batas
homeostatis sehingga dapat merusak mekanisme homeostatis ekosistem hutan.
![]() |
Langkah-langkah
Pembelajaran
|
||
Pendahuluan
|
||
Orientasi
|
Menkondisikan
kelas, mengecek kehadiran
|
Melakukan presensi kehadiran, berdoa sebelum mulai pembelajaran
|
Motivasi
|
Mengaitkan
materi dengan kehidupan sehari-hari (Menunjukkan
tayangan video pemandangan alam dan meminta siswa untuk memberikan
pendapatnya tentang video yang di tayangkan)
|
Menayangkan
vlog youtube terkait masalah perburuan liar Harimau sumatera dan mentrigger siswa untuk mengkritisi
vlog tersebut.
|
Apersepsi
|
Mengaitkan
materi sebelumnya dengan materi yang dipelajari(membuat pertanyaan apakah berbagai makhluk hidup yang terdapat di
alam itu saling membutuhkan ?)
|
Memberikan
pertanyaan pada siswa tentang bagaimana jika tumbuhan tidak ada di muka bumi?
|
Tujuan
dan Manfaat Pembelajaran
|
Mampu
menjelaskan konsep ekosistem serta interaksi yang terjadi antar makhluk hidup
dalam ekosistem
|
Dapat
menjelaskan dan mendemonstrasikan konsep dasar ekosistem dan hubungan
ketergantungan antar komponennya serta dampak ketidkaseimbangan ekosistem
pada lingkungan
|
Kegiatan
Inti
|
||
·
Mengarahkan
siswa untuk eksplorasi materi melalui studi pustaka pada buku siswa K-13
serta LKPD untuk materi ekosistem
·
Meminta siswa
melakukan eksplorasi tentang ekosistem dan interaksi antar makhluk hidup yang
menyususn ekosistem
·
Membimbing
siswa selama kegiatan dilaksanakan
·
Setelah siswa
melakukan eksplorasi studi pustaka maka siswa diminta untuk mulai
mempresentasikan hasil kegiatan diskusi kelompok didepan kelas
·
Membimbing
siswa selama kegiatan diskusi kelas berlangsung
·
Memberikan
konfirmasi terkait hasil diskusi kelas yang dipresentasikan siswa
|
·
Mengarahkan
siswa untuk memahami konsep materi pada power
point yang telah disediakan
·
Siswa
mengikuti matching game terkait materi ekosistem dan interaksi antar
ekosistem seperti melengkapi gambar yang kosong pada gambar jaringan makanan
atau pun rantai makanan pada slide
·
Mengajak siswa
untuk melakukan observasi lingkungan sekitar di small green enviroment terdekat
·
Membimbing
siswa dalam mengamati dan mengidentifikasi satuan penyusun ekosistem yang ada
dan membuat hubungan ketergantungannya
·
Memastikan
siswa memahami jenis ekosistem dan dampak jika salah satu komponen atau satuan
penyusunya tidak ada
·
Membimbing
siswa untuk kembali ke kelas dan melakukan leaderless group discussion terkait hasil observasi di small green environment sebelumnya
·
Siswa
mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas dan
·
Mengklarifikasi
hasil observasi yang telah disusun siswa.
|
|
Penutup
|
·
Mengarahkan
siswa untuk menyusun kesimpulan akhir belajar
·
Memberikan
kuis singkat pada siswa terkait materi
·
Memberikan
reward pada siswa dengan jawaban kuis paling tepat
·
Meminta siswa
untuk menyelesaikan tugas LKPD hal 20
·
Menyampaikan
materi pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya
|
·
Mengarahkan siswa untuk menarik
kesimpulan
·
Mengklarifikasi kesimpulan yang
telah dibuat siswa
·
Memberikan reward pada kelompok yang telah meyelesaikan observasi dan leaderlees group discussion dengan
baik
·
Memberikan tugas terkait materi
ekosistem dan membimbing siswa yang memerlukan bantuan arahan melalui chat online.
·
Mengarahkan siswa untuk membaca
materi yang akan dipelajari pertemuan berikunya
·
Berdo’a setelah selesai belajar
|
link Download:
https://www.4shared.com/office/I_pqBhR1ea/RPP_Disruptive_Innovation.html

Komentar
Posting Komentar